Mengenai Saya

Foto saya
Yuaaa... Welcome to f.0.c's bLog.. Let us introduce our story.. first... irma_rieZ,0nedHa_Imee,raisa_3@,deees_sY, n upie_t0m2 berkumpul di sebuah perpusda untuk belajar mekban.. and then.. setelah enegg nglyt "integral lapis legit",, akhirnyaaa.. tercetuslah sebuah nama sebuah cerita yang nantinya menjadi group bergengsi di ciViL..(whahahaaaa..) daaan.. menanti next generation... hihiii...^^

Senin, 13 September 2010

Nelson Mandela "Dikhianati" Tony Blair

Liputan6.com, Johannesburg: Nelson Mandela merasa dikhianati oleh keputusan Tony Blair untuk bergabung dengan invasi pimpinan Amerika Serikat ke Irak. Sebelumnya ia berbicara dengan Blair lewat telepon untuk membahas rencana penyerangan Irak tersebut. Kemudian, ia mengungkapkan kekecewannya tersebut di buku barunya. Ia merasakan bahwa semua hal baik yang dilakukan oleh Tony Blair di Afrika Selatan lenyap begitu saja.

Peter Hain, penggerak anti-Apartheid yang mengenal Nelson Mandela dengan sangat baik, mengatakan bahwa Mandela sangat marah dan memprotes aksi militer 2003. Hain mengungkapkan tentang telepon yang dilakukan oleh Mandela tersebut terungkap dalam biografi di buku barunya.

Hain mengungkapkan bahwa kritik tajam dibuat melalui panggilan resmi ke kantor menteri. Namun, hal itu dilakukan bukan dalam kapasitas pribadi melainkan protes terhadap apa yang dilakukan Blair terhadap Irak. Nelson Mandela hampir "meledak" ketika menelpon Blair karena merasakan pengkhianatan.

Hain mengutip pembicaraan Mandela yang mengatakan, "Sebuah kesalahan besar Peter, sebuah kesalahan yang sangat besar. Mengapa Tony melakukan hal ini setelah semua dukungannya untuk Afrika? Hal ini akan menyebabkan kerusakan besar bagi dunia internasional."

Hain juga mengungkapkan, "Saya belum pernah mendengar Nelson Mandela sangat marah dan frustrasi. Ia jelas merasa sangat kecewa terhadap Tony Blair. Sebagai pemerintah, seharusnya Blair melakukan kebijakan progresif di seluruh dunia."

Buku Nelson Mandela dengan judul `The Story of a Universal Hero`, termasuk penghargaannya terhadap Tony Blair diterbitkan hari ini (13/9). Buku tersebut dibanderol dengan harga £ 12,99 atau sekitar Rp 181 ribu.(Telegraph/AYB)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar